Pernah kucari kebenaran itu di mal-mal. Di plaza-plaza. Di Pub. Juga di Diskotek. Pernah kuteliti kebenaran di literatur tebal. di Perpustakaan. di jalan-jalan berdebu. di Kaki lima. Bahkan di Parkiran. Pernah kuselidiki kebenaran itu di Kumpulan kata mutiara. Di cepern. Di cerber. Juga di film Sinetron. Tetapi belum kutemukan kebenaran itu. Lalu aku berlari menjauh dari kebenaran itu. Karena lemahnya iman dan besarnya napsu. Kutinggalkan kebenaran itu karena cinta dunia. Kukejar dunia malam-siang. Seakan hidup selamanya. Namun kini telah kutemukan kembali kebenaran itu. Kebenaran itu ternyata milik Allah SWT. Tidak ada sesudah kebenaran kecuali kesesatan. Maka kunikmatilah kebenaran itu. Kebenaran itu ada di dalam Al-Quran.
Jalannya Buntu
Diceritakan oleh Unknown
Apa bila jalan untuk mengatasi kesulitan sudah ditempuh. Hasilnya tetap tidak ada. Maka sudah saatnya untuk berlari kepada Tuhan Yang Maha Esa. Itulah batas kemampuan Manusia. Manusia diciptakan dalam keadaan lemah.
Kelompok:
Semangat
Hati yg Keras
Diceritakan oleh Unknown
Inilah yang membuat hati jadi keras :

Senang berdebat dengan banyak orang.
Banyak berbuat dosa
Suka berhubungan dengan wanita bukan muhrim
Gemar berbicara dengan orang yang mati hatinya.
Read More

Senang berdebat dengan banyak orang.
Banyak berbuat dosa
Suka berhubungan dengan wanita bukan muhrim
Gemar berbicara dengan orang yang mati hatinya.
Kelompok:
Semangat
Ciri Rezeki Berkah
Diceritakan oleh Unknown
Rezeki diperoleh dg jarak yg lebih dekat.
Rezeki didapat dg waktu yg lebih pendek
Rezeki yg diterima slalu mencukupi
Rezeki itu menambah kekuatan dalam ibadah
Read More
Rezeki didapat dg waktu yg lebih pendek
Rezeki yg diterima slalu mencukupi
Rezeki itu menambah kekuatan dalam ibadah
Kelompok:
Rezeki



